Rabu, 01 Februari 2017

Ternyata Beras Plastik Dapat Memicu Kanker

Ternyata Beras Plastik Dapat Memicu Kanker


Ternyata Beras Plastik Dapat Memicu Kanker Beras plastik menjadi fenomenal akhir-akhir ini, namun tahukah anda beras plastik dapat memicu kanker?



TipKesehatan.info - Akhir-akhir ini beredar fenomena beredarnya beras plastik di negara kita, ini merupakan sebuah tamparan keras bagi kita semua, dengan keadaan ekonomi negara yang sedang mengalami 'krisis' muncullah beras plastik ini. Dengan harga murah tentu masyarakat senang, namun beras plastik mempunyai dampak yang sangat menghawatirkan, berikut kami akan memaparkan beberapa dampak beras plastik bagi kesehatan.

Seperti beberapa pengalaman warga, gejala-gejala yang di alami setelah mengkonsumsi beras sintetis ini adalah mual-mual, pusing, kembung, dan lemas, namun ini hanya lah awal dari sebuah penyakit yang mematikan jika terus berlanjut mengkonsumsi beras sintetis ini.

Prof. Tjandra Yoga Aditama menuturkan, secara umum ada 3 akibat sesorang "memakan plastik", yang pertama adalah trauma akibat fisik plastik masuk kedalam tubuh. Meskipun trauma tersebut dapat  berkurang jika plastik dalam keadaan halus atau lembut.

Kedua, dampak lokal akibat bahan kimia atau bahan kontaminan lainnya apa yang terkandung dalam plastik pencampur beras yang dipakainya tersebut.

Dan dampak ini tentu tergantung dari jenis plastik yang digunakan.

Dampak ketiga adalah kemungkinan kalau bahan dalam plastik tersebut terserap dan masuk dalam pembuluh darah melalui mukosa saluran cerna lalu menyebar ke seluruh tubuh. Ini tentu akan mempengaruhi kerja organ  tubuh.

Namun Prof. Tjandra sendiri masih meragukan apakah benar-benar ada kandungan plasti dalam beras tersebut, ia berkata "Biarlah para ahli pertanian yang menilainya, jika memang ada kandungan plastik, plastik jenis apa yang di gunakan dan efek samping terhadap tubuh itu apa."Dalam beberapa penelitian memang kandungan plastik dapat memicu kanker bila masuk ke dalam tubuh, tapi karena zat kimia sesungguhnya bersifat karsinogen, maka ini tidak serta merta menjadi kanker, membutuhkan waktu yang panjang, serta membutuhkan jumlah yang banyak untuk memicu kanker.

Kita dituntut lebih teliti demi kelangsungan hidup sehat kita, banyak bahan-bahan atau zat-zat yang tidak seharusnya berada di makanan tetapi menjadi bahan utama dari makanan itu sendiri, maka dari itu, ketelitian kita sangatlah di perlukan demi kelangsuhan hidup kita. Terima KasihSalam Sehat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

About Us

Recent

Random